MNC Group Soroti Peran Media dalam Transformasi Ekonomi Sirkular di ICCES 2025 : Media Nganjuk

Media Nganjuk

MNC Group Soroti Peran Media dalam Transformasi Ekonomi Sirkular di ICCES 2025 : Media Nganjuk

MNC Group Soroti Peran Media dalam Transformasi Ekonomi Sirkular di ICCES 2025

Director of Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution di International Conference on Circular Economy and Sustainability. (Foto: IMG)

Menyikapi semakin mendesaknya tantangan perubahan iklim, pendekatan ekonomi sirkular kini menjadi paradigma penting dalam mendorong pembangunan ekonomi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Dengan konsep yang menekankan ekonomi hijau dan pemanfaatan produk yang dapat digunakan kembali, ekonomi sirkular semakin relevan untuk diterapkan dalam kebijakan publik maupun strategi industri.

Indonesia, sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi yang dinamis, memiliki peluang besar untuk menjadi pemimpin regional dalam implementasi ekonomi sirkular. Namun, keberhasilan transisi ini membutuhkan pemahaman kolektif, kolaborasi multisektor, serta penerapan standar internasional agar implementasinya tidak hanya bersifat simbolis, tetapi konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Sebagai langkah mempercepat pemahaman mengenai ekonomi sirkular dan ISO 59000 yang berstandar internasional, Konferensi Internasional tentang Ekonomi Sirkular yang Berkelanjutan (International Conference on Circular Economy and Sustainability/ICCES) pertama di Indonesia sukses diselenggarakan oleh ICEST pada 17–18 November 2025 di Bali. Konferensi ini juga didukung penuh oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Kementerian PPN/Bappenas. ICCES menjadi forum internasional perdana di Tanah Air yang secara khusus membahas ekonomi sirkular yang berkelanjutan dengan menyesuaikan penerapan ISO 59000 sebagai standar internasional, serta menghadirkan para pakar dari berbagai negara.

Sebagai grup media terkemuka di Indonesia, MNC Group melalui berbagai platform televisi, digital, portal, dan radio berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan informasi yang akurat kepada masyarakat. Melalui inisiatif MNC Peduli, MNC Group juga turut mendukung penerapan ekonomi sirkular melalui beragam program ekonomi hijau yang memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan masyarakat.

Dalam konferensi ini, Director of Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution, turut hadir sebagai pembicara dan menyampaikan pandangannya mengenai peran strategis media dalam transformasi ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Dia menekankan pentingnya media dalam meningkatkan literasi publik terkait perubahan iklim serta mendorong implementasi solusi berkelanjutan oleh perusahaan maupun individu untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

"Kita di sini berperan bagaimana bisa mensosialisasikan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang green economy ini karena ini sangat penting bagi kelangsungan kehidupan kita di dunia ini," ujarnya di Bali, Rabu (3/12/2025).

ICCES 2025 menjadi momentum penting dalam mendukung transformasi ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045 dan sejalan dengan agenda global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Konferensi ini sekaligus bertepatan dengan peluncuran global standar ISO 59000, dan diharapkan menjadi titik awal terbentuknya forum lintas negara yang fokus pada pengembangan ekonomi sirkular.

Kepala Badan Standardisasi Nasional, Kristanto Widiwardono, berharap perusahaan-perusahaan bisa mengimplementasikan ekonomi sirkular ke depannya. "Ini mudah-mudahan industri dari perusahaan-perusahaan ini bisa semakin mengimplementasikan sirkular ekonomi dengan menggunakan standar SNI ISO 59000 series yang terkait dengan sirkular ekonomi," paparnya.

Ke depan, konferensi ini diharapkan menjadi wadah kolaboratif untuk berbagi pengetahuan, membangun kemitraan, dan menciptakan solusi kolektif menuju ekonomi sirkular yang terukur, berdampak, dan berkelanjutan bagi Indonesia maupun dunia.

Memperdalam Pemahaman tentang Ekonomi Sirkular dan Peran Media

Konferensi ICCES 2025 bukan hanya sekadar ajang pertemuan, tetapi juga sebuah katalisator untuk perubahan paradigma dalam pengelolaan sumber daya dan pembangunan ekonomi. Ekonomi sirkular, yang menjadi fokus utama, menawarkan solusi konkret untuk mengatasi tantangan lingkungan yang semakin mendesak. Model ekonomi ini menekankan pada prinsip 3R: Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang), serta memperpanjang umur pakai produk melalui desain yang berkelanjutan dan perbaikan.

Dalam konteks Indonesia, transisi menuju ekonomi sirkular memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi sumber daya, mengurangi limbah, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya saing industri. Namun, untuk mewujudkan potensi ini, diperlukan upaya kolektif dari semua pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil.

Peran media, seperti yang disoroti oleh MNC Group dalam ICCES 2025, sangat krusial dalam proses transisi ini. Media memiliki kekuatan untuk mengedukasi masyarakat tentang konsep ekonomi sirkular, menginspirasi perubahan perilaku, dan mendorong inovasi dalam praktik bisnis. Melalui pemberitaan yang akurat dan mendalam, media dapat meningkatkan kesadaran publik tentang manfaat ekonomi sirkular dan mendorong adopsi praktik-praktik berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Standar ISO 59000 sebagai Panduan Implementasi Ekonomi Sirkular

Salah satu aspek penting yang dibahas dalam ICCES 2025 adalah penerapan standar ISO 59000 sebagai panduan implementasi ekonomi sirkular. ISO 59000 merupakan serangkaian standar internasional yang memberikan kerangka kerja komprehensif untuk mengembangkan, menerapkan, dan memelihara sistem manajemen ekonomi sirkular.

Standar ini mencakup berbagai aspek, mulai dari desain produk yang berkelanjutan, pengelolaan limbah, hingga pengukuran kinerja ekonomi sirkular. Dengan mengadopsi ISO 59000, perusahaan dapat memastikan bahwa praktik-praktik ekonomi sirkular yang mereka terapkan sesuai dengan standar internasional dan memberikan dampak yang terukur.

Penerapan ISO 59000 juga dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan lingkungan. Dengan adanya standar yang jelas, perusahaan dapat mengukur dan melaporkan kinerja ekonomi sirkular mereka secara objektif, sehingga memudahkan pemangku kepentingan untuk memantau dan mengevaluasi dampak positif yang dihasilkan.

MNC Group dan Komitmen terhadap Ekonomi Hijau

Sebagai salah satu grup media terbesar di Indonesia, MNC Group memiliki komitmen yang kuat terhadap keberlanjutan lingkungan. Melalui inisiatif MNC Peduli, MNC Group telah melaksanakan berbagai program ekonomi hijau yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Program-program ini meliputi pengelolaan limbah, pengembangan energi terbarukan, konservasi sumber daya alam, dan pemberdayaan masyarakat dalam praktik-praktik berkelanjutan. MNC Group juga aktif mengkampanyekan pentingnya ekonomi sirkular melalui berbagai platform media yang dimiliki, sehingga dapat menjangkau audiens yang luas dan beragam.

Kehadiran Director of Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution, dalam ICCES 2025 menunjukkan keseriusan MNC Group dalam mendukung transformasi ekonomi sirkular di Indonesia. Melalui partisipasinya dalam konferensi ini, MNC Group dapat berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan para pemangku kepentingan lainnya, serta menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat implementasi ekonomi sirkular di berbagai sektor.

ICCES 2025: Momentum Menuju Indonesia Emas 2045

ICCES 2025 bukan hanya sekadar konferensi, tetapi juga sebuah momentum penting dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Ekonomi sirkular, sebagai salah satu pilar pembangunan berkelanjutan, memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi tersebut.

Dengan mengadopsi ekonomi sirkular, Indonesia dapat meningkatkan efisiensi sumber daya, mengurangi ketergantungan pada impor, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya saing industri. Selain itu, ekonomi sirkular juga dapat membantu Indonesia untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya yang terkait dengan lingkungan dan iklim.

Konferensi ICCES 2025 diharapkan dapat menjadi titik awal terbentuknya forum lintas negara yang fokus pada pengembangan ekonomi sirkular. Forum ini dapat menjadi wadah kolaboratif untuk berbagi pengetahuan, membangun kemitraan, dan menciptakan solusi kolektif menuju ekonomi sirkular yang terukur, berdampak, dan berkelanjutan bagi Indonesia maupun dunia.

Tantangan dan Peluang dalam Implementasi Ekonomi Sirkular

Meskipun memiliki potensi besar, implementasi ekonomi sirkular di Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan utama adalah kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang konsep ekonomi sirkular. Banyak masyarakat yang belum memahami manfaat ekonomi sirkular dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam mewujudkannya.

Selain itu, infrastruktur pengelolaan limbah yang belum memadai juga menjadi kendala dalam implementasi ekonomi sirkular. Banyak daerah di Indonesia yang belum memiliki fasilitas daur ulang yang memadai, sehingga limbah masih menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) dan mencemari lingkungan.

Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat pula peluang besar dalam implementasi ekonomi sirkular. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan melalui pendekatan ekonomi sirkular. Selain itu, Indonesia juga memiliki potensi pasar yang besar, yang dapat mendorong inovasi dan investasi dalam teknologi dan praktik ekonomi sirkular.

Dengan mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada, Indonesia dapat menjadi pemimpin regional dalam implementasi ekonomi sirkular dan mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

MNC Group Soroti Peran Media dalam Transformasi Ekonomi Sirkular di ICCES 2025 : Media Nganjuk

Popular Post

Berita

ICONPLAY Menyatu dengan Gaya Hidup Digital Indonesia

Di era digital yang serba cepat ini, hiburan telah bertransformasi dari sekadar pengisi waktu luang menjadi bagian integral dari gaya ...

Biodata

Profil Biodata Bidan Rita yang Viral Lengkap dengan Fakta Menariknya – Lagi Trending

MediaNganjuk.com – Jagat maya kembali dihebohkan dengan kemunculan sosok yang dikenal sebagai Bidan Rita. Dalam waktu singkat, namanya menjadi perbincangan ...

Ekonomi

Nama Kamu Termasuk Penerima BLT Kesra Rp900.000 Oktober 2025? Cek di Sini Link dan Kriteria Penerima.

Media Nganjuk – Feby Novalius, Jurnalis-Selasa, 21 Oktober 2025 | 20:02 WIB Peningkatan Kesejahteraan Rakyat Melalui BLT Kesra: Penjelasan Lengkap ...

Ekonomi

Ini Batas Waktu Pencairan BLT Kesra Rp900.000 untuk Penerima Bansos 2025

JAKARTA – Pemerintah telah menetapkan batas waktu pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebesar Rp900.000 bagi penerima bantuan ...

Berita

Tak Hanya Barang Berharga, Surat Tanah Ahmad Sahroni Dijarah Massa

JAKARTA – Aksi anarkis massa yang terjadi di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu, 30 Agustus 2025, tidak ...

Biodata

Profil Biodata Bu Guru Salsa Lengkap: Umur, Asal, dan Nama Suami – Kisah Inspiratif yang Sedang Trending

Profil Biodata Bu Guru Salsa Lengkap, Umur, Asal dan Nama Suami Hidup seringkali menghadirkan tantangan tak terduga yang menguji kekuatan ...

Leave a Comment