Berdasarkan laporan dari Feby Novalius, Jurnalis, pada Rabu, 03 Desember 2025 pukul 21:03 WIB, berikut adalah informasi lengkap mengenai pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) Natal 2025 bagi pegawai swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kapan THR Natal 2025 bagi pegawai swasta dan BUMN bakal cair? Ini jadwal lengkapnya.
Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh. Hal ini didasarkan pada Surat Edaran (SE) Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
Also Read
THR keagamaan wajib dibayarkan secara penuh dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan. THR juga harus dibayar penuh dan tidak boleh dicicil.
THR keagamaan diberikan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih, baik yang mempunyai hubungan kerja berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT), termasuk pekerja/buruh harian lepas yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan.
Bagi pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, diberikan THR sebesar 1 bulan upah. Sedangkan bagi pekerja/buruh dengan masa kerja 1 bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja bulan dibagi 12 bulan dikali 1 bulan upah.
Terkait pekerja/buruh yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, Ida menyampaikan bahwa bagi pekerja/buruh dengan masa kerja 12 bulan atau lebih maka upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan. Sedangkan bagi pekerja yang masa kerjanya kurang dari 12 bulan maka upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja tersebut.
Sedangkan untuk pekerja/buruh yang menerima upah dengan sistem satuan hasil, maka perhitungan upah 1 bulan didasarkan pada upah rata-rata 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.
Memahami Lebih Dalam tentang THR Natal 2025
Pembayaran THR merupakan momentum penting bagi para pekerja dan buruh, terutama menjelang Hari Raya Natal. THR bukan hanya sekadar tambahan pendapatan, tetapi juga bentuk apresiasi perusahaan atas kontribusi karyawan selama setahun penuh. Selain itu, THR juga berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian, karena dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
Jadwal Pencairan THR Natal 2025: Kapan Tanggal Pastinya?
Berdasarkan peraturan yang berlaku, THR wajib dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Natal. Mengingat Hari Raya Natal jatuh pada tanggal 25 Desember, maka batas akhir pembayaran THR Natal 2025 adalah tanggal 18 Desember 2025. Namun, perusahaan diimbau untuk membayarkan THR lebih awal, agar karyawan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan kebutuhan Natal.
Siapa Saja yang Berhak Menerima THR Natal?
Semua pekerja dan buruh yang telah memiliki masa kerja minimal 1 bulan secara terus menerus berhak menerima THR Natal. Hal ini berlaku bagi karyawan tetap (PKWTT), karyawan kontrak (PKWT), maupun pekerja harian lepas. Persyaratan ini memastikan bahwa semua pekerja yang telah berkontribusi bagi perusahaan mendapatkan haknya secara adil.
Bagaimana Cara Menghitung Besaran THR Natal?
Besaran THR yang diterima karyawan berbeda-beda, tergantung pada masa kerja dan sistem upah yang berlaku. Berikut adalah perhitungan THR berdasarkan masa kerja:
- Masa kerja 12 bulan atau lebih: THR sebesar 1 bulan upah.
- Masa kerja 1 bulan – kurang dari 12 bulan: THR dihitung secara proporsional, yaitu (masa kerja / 12) x 1 bulan upah.
Bagi pekerja harian lepas, perhitungan upah 1 bulan didasarkan pada rata-rata upah yang diterima selama 12 bulan terakhir (untuk masa kerja 12 bulan atau lebih) atau selama masa kerja (untuk masa kerja kurang dari 12 bulan).
Sanksi bagi Perusahaan yang Tidak Membayar THR
Pemerintah telah menegaskan bahwa pembayaran THR merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Perusahaan yang tidak membayar THR atau membayar tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sanksi ini dapat berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, hingga pencabutan izin usaha.
Tips Mengelola THR Natal dengan Bijak
Menerima THR adalah momen yang menggembirakan, tetapi penting untuk mengelola dana tersebut dengan bijak. Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan:
- Prioritaskan Kebutuhan Pokok: Alokasikan sebagian THR untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, seperti makanan, pakaian, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
- Bayar Utang: Jika Anda memiliki utang, gunakan sebagian THR untuk melunasi atau mengurangi beban utang.
- Sisihkan untuk Tabungan dan Investasi: Alokasikan sebagian THR untuk tabungan atau investasi jangka panjang. Hal ini akan membantu Anda mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
- Donasi dan Berbagi: Sisihkan sebagian kecil THR untuk berdonasi atau berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan.
- Rencanakan Pengeluaran Natal: Buatlah perencanaan pengeluaran Natal yang matang, agar tidak terjadi pemborosan.
Peran Pemerintah dalam Mengawasi Pembayaran THR
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam mengawasi pelaksanaan pembayaran THR. Kementerian Ketenagakerjaan akan membuka posko pengaduan THR, di mana para pekerja dapat melaporkan jika perusahaan tidak membayarkan THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan serikat pekerja untuk memastikan pembayaran THR berjalan lancar dan sesuai dengan peraturan.
Dampak Ekonomi dari Pembayaran THR
Pembayaran THR memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian. THR akan meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga mendorong pertumbuhan konsumsi. Peningkatan konsumsi ini akan berdampak pada peningkatan produksi dan penjualan berbagai sektor industri, seperti ritel, makanan dan minuman, serta pariwisata. Selain itu, THR juga akan meningkatkan pendapatan pemerintah melalui pajak.
Pentingnya Sosialisasi dan Edukasi tentang THR
Sosialisasi dan edukasi tentang THR sangat penting untuk meningkatkan kesadaran pekerja dan pengusaha mengenai hak dan kewajiban terkait THR. Pemerintah, serikat pekerja, dan media massa memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi tentang THR kepada masyarakat. Dengan pemahaman yang baik tentang THR, diharapkan tidak terjadi lagi pelanggaran terkait pembayaran THR.
Harapan untuk Pembayaran THR Natal 2025
Diharapkan pembayaran THR Natal 2025 dapat berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemerintah dan semua pihak terkait perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa semua pekerja mendapatkan haknya secara adil. Dengan pembayaran THR yang tepat waktu dan sesuai, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Kesimpulan
THR Natal 2025 merupakan hak bagi pekerja yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Pembayaran THR memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan pekerja dan perekonomian. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk memahami dan melaksanakan kewajiban terkait THR sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Media Nganjuk akan terus memberikan informasi terbaru dan terpercaya mengenai perkembangan terkait THR Natal 2025.















