Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, dengan nada tegas menyatakan bahwa lembaganya takkan berhenti mengejar Harun Masiku, eks caleg PDIP yang kini jadi buronan. Firli bahkan mengimbau agar Harun segera menyerahkan diri ke KPK untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Target kami jelas, kejar Harun Masiku sampai dapat! Itu harga mati. Kami imbau yang bersangkutan, ayo segera serahkan diri, hadapi proses hukum yang berlaku," ujar Firli usai acara peluncuran laporan tahunan Ombudsman RI 2019 di Jakarta, kala itu.
Pernyataan ini bukan sekadar gertak sambal. Firli menegaskan bahwa KPK sudah melakukan berbagai upaya pencarian, menyisir puluhan lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian Harun. Namun, hasilnya masih nihil.
Also Read
"Kami sudah obrak-abrik berbagai tempat, tapi batang hidungnya belum kelihatan juga. Tapi jangan salah, kami tidak akan menyerah. Kalau dia tidak mau menyerahkan diri, ya terpaksa kami terus buru sampai dapat," tegasnya.
KPK memang sedang mati-matian mengejar Harun Masiku. Sudah berminggu-minggu sejak Harun ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proses Pergantian Antarwaktu (PAW) Anggota DPR tahun 2019-2024. Namun, jejaknya seolah lenyap ditelan bumi.
Plt Jubir KPK Bidang Penindakan, Ali Fikri, mengakui bahwa pencarian Harun Masiku masih terus berlanjut. "Kami masih terus mencari tersangka HAR. Belum ada perkembangan signifikan, tapi kami terus berupaya," kata Ali.
Ali menambahkan bahwa KPK bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mempersempit ruang gerak Harun. Ia pun meyakinkan publik bahwa penangkapan Harun Masiku hanyalah masalah waktu.
"Ini soal waktu saja. Kapan kami bisa menemukan, menangkap, dan membawa yang bersangkutan ke KPK untuk dimintai pertanggungjawaban secara hukum," ujarnya optimistis.
Kasus Harun Masiku ini memang menjadi sorotan publik. Bagaimana tidak, seorang caleg dari partai besar bisa terlibat dalam kasus suap dan kemudian menghilang bak ditelan bumi. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai integritas partai politik dan efektivitas penegakan hukum di Indonesia.
Publik pun menuntut agar KPK segera menuntaskan kasus ini. Penangkapan Harun Masiku dianggap sebagai ujian bagi KPK dalam membuktikan komitmennya memberantas korupsi tanpa pandang bulu.
Namun, mengejar buronan seperti Harun Masiku bukanlah perkara mudah. Ada banyak tantangan yang dihadapi KPK, mulai dari minimnya informasi mengenai keberadaan Harun, hingga kemungkinan adanya pihak-pihak yang melindungi atau menyembunyikan sang buronan.
Selain itu, KPK juga harus berhati-hati dalam melakukan pencarian agar tidak melanggar hak asasi manusia. Setiap tindakan harus dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
Meski demikian, KPK tidak boleh menyerah. Keberhasilan menangkap Harun Masiku akan menjadi bukti bahwa hukum masih tegak di negeri ini. Selain itu, penangkapan Harun juga akan memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi lainnya.
KPK juga perlu melakukan evaluasi terhadap sistem pengawasan internal partai politik. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kasus serupa di kemudian hari. Partai politik harus memiliki mekanisme yang ketat untuk memastikan bahwa para kadernya tidak terlibat dalam praktik korupsi.
Selain itu, masyarakat juga perlu berperan aktif dalam mengawasi kinerja partai politik dan melaporkan jika menemukan adanya indikasi korupsi. Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan praktik korupsi dapat ditekan seminimal mungkin.
Kasus Harun Masiku ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Korupsi adalah musuh bersama yang harus diperangi oleh seluruh elemen bangsa. Tanpa komitmen dan kerja sama dari semua pihak, mustahil kita bisa mewujudkan Indonesia yang bersih dan bebas dari korupsi.
KPK sebagai lembaga yang diberi mandat untuk memberantas korupsi harus terus berbenah diri dan meningkatkan profesionalismenya. KPK harus menjadi lembaga yang kuat, independen, dan berintegritas. Dengan begitu, KPK akan mampu menjalankan tugasnya dengan efektif dan efisien.
Pengejaran terhadap Harun Masiku ini bukan hanya tentang menangkap seorang buronan. Lebih dari itu, ini adalah tentang menegakkan hukum, menjaga kepercayaan publik, dan mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi.
Kita berharap, KPK bisa segera menangkap Harun Masiku dan mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam kasus ini. Dengan begitu, keadilan bisa ditegakkan dan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum bisa dipulihkan.
Kasus Harun Masiku ini juga menjadi momentum bagi kita untuk merenungkan kembali nilai-nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini harus ditanamkan sejak dini dalam diri setiap individu agar kita tidak mudah tergiur oleh godaan korupsi.
Mari kita jadikan kasus Harun Masiku ini sebagai pelajaran berharga untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Indonesia yang bersih, adil, dan makmur. Indonesia yang kita impikan bersama.
Pengejaran Harun Masiku adalah simbol perjuangan melawan korupsi. Perjuangan yang panjang dan berat, namun harus terus kita lakukan demi masa depan bangsa. Kita tidak boleh menyerah, kita harus terus berjuang sampai korupsi benar-benar hilang dari bumi Indonesia.
KPK, dengan dukungan dari seluruh masyarakat, harus mampu membuktikan bahwa hukum masih berdaulat di negeri ini. Tidak ada tempat bagi koruptor, siapapun dia, dari partai manapun dia berasal. Semua harus diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kasus Harun Masiku ini adalah ujian bagi kita semua. Ujian tentang komitmen kita terhadap pemberantasan korupsi. Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang berani melawan korupsi. Bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab.
Kita berharap, dengan tertangkapnya Harun Masiku, kasus ini bisa menjadi titik balik dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Titik balik menuju Indonesia yang lebih baik, lebih bersih, dan lebih adil.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan petunjuk kepada kita semua dalam menjalankan tugas mulia ini. Tugas untuk memberantas korupsi dan membangun Indonesia yang lebih baik. Amin.















