Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat Jenderal Kehormatan dan Tanda Kehormatan Bintang Sakti kepada 14 tokoh militer dan purnawirawan dalam sebuah upacara khidmat yang digelar di Kompleks Pusat Pendidikan dan Pelatihan Komando Pasukan Khusus (Pusdiklat Kopassus), Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada hari Minggu, 10 Agustus 2025. Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer ini menjadi momentum penting dalam memberikan apresiasi atas jasa dan pengabdian para tokoh tersebut kepada negara dan bangsa, khususnya dalam bidang pertahanan dan keamanan.
Penganugerahan pangkat Jenderal Kehormatan merupakan bentuk pengakuan tertinggi dari negara atas kontribusi luar biasa yang telah diberikan oleh para tokoh yang bersangkutan. Pangkat ini tidak hanya sekadar simbol, tetapi juga mencerminkan dedikasi, loyalitas, dan pengorbanan yang telah mereka curahkan demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebanyak 12 tokoh menerima pangkat Jenderal Kehormatan dalam upacara tersebut. Mereka adalah:
Also Read
- Jenderal TNI (Hor) Yunus Yosfiah (diterima oleh perwakilan keluarga): Almarhum Jenderal Yunus Yosfiah merupakan sosok yang dikenal sebagai tokoh militer yang memiliki integritas tinggi dan dedikasi yang tak tergoyahkan terhadap negara. Beliau telah mengabdikan diri selama puluhan tahun dalam berbagai penugasan penting, baik di dalam maupun di luar negeri. Kontribusinya dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional sangatlah besar.
- Jenderal TNI (Hor) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A.: Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin adalah seorang perwira tinggi TNI yang memiliki karier cemerlang. Beliau pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan dan berbagai posisi strategis lainnya di lingkungan TNI. Keahliannya dalam bidang strategi dan kebijakan pertahanan telah memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan kekuatan TNI.
- Jenderal TNI (Hor) Muhammad Herindra, M.A., M.Sc.: Jenderal Muhammad Herindra adalah seorang perwira tinggi TNI yang memiliki pengalaman luas dalam bidang operasi dan intelijen. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional sangatlah besar.
- Jenderal (Hor) Agus Sutomo, S.E.: Jenderal Agus Sutomo adalah seorang perwira tinggi TNI yang memiliki keahlian dalam bidang logistik dan keuangan. Beliau pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal TNI dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan anggaran TNI sangatlah besar.
- Alm. Jenderal TNI Purn. (Hor) Ali Sadikin (diterima oleh putranya, Boy Sadikin): Almarhum Jenderal Ali Sadikin adalah seorang tokoh militer dan pemerintahan yang sangat dihormati. Beliau pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam pembangunan Jakarta dan Indonesia sangatlah besar.
- Letjen TNI (Hor) Valentinus Soehartono Soeratman: Letjen Valentinus Soehartono Soeratman adalah seorang perwira tinggi TNI yang memiliki pengalaman luas dalam bidang teritorial dan pembinaan masyarakat. Beliau pernah menjabat sebagai Pangdam dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam menjaga stabilitas dan kerukunan antarumat beragama sangatlah besar.
- Marsdya TNI (Hor) Bambang Eko Suhariyanto: Marsdya Bambang Eko Suhariyanto adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang memiliki keahlian dalam bidang penerbangan dan pertahanan udara. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam memodernisasi kekuatan udara Indonesia sangatlah besar.
- Letjen TNI (Hor) Chairawan K Nusyirwan: Letjen Chairawan K Nusyirwan adalah seorang perwira tinggi TNI yang memiliki pengalaman luas dalam bidang hukum dan peradilan militer. Beliau pernah menjabat sebagai Oditur Jenderal TNI dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam menegakkan hukum dan disiplin di lingkungan TNI sangatlah besar.
- Letjen TNI (Hor) Musa Bangun: Letjen Musa Bangun adalah seorang perwira tinggi TNI yang memiliki pengalaman luas dalam bidang pendidikan dan pelatihan militer. Beliau pernah menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia TNI sangatlah besar.
- Letjen TNI (Hor) Glenny Kairupan, M.Sc.: Letjen Glenny Kairupan adalah seorang perwira tinggi TNI yang memiliki keahlian dalam bidang intelijen dan kontra-intelijen. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis TNI dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional sangatlah besar.
- Letjen TNI (Hor) Dr. Tony SB Hoesodo, S.IP, M.Sc.: Letjen Tony SB Hoesodo adalah seorang perwira tinggi TNI yang memiliki keahlian dalam bidang komunikasi dan informasi. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan TNI dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam membangun citra positif TNI di mata masyarakat sangatlah besar.
- Mayjen TNI (Hor) Taufik Hidayat: Mayjen Taufik Hidayat adalah seorang perwira tinggi TNI yang memiliki pengalaman luas dalam bidang operasi dan latihan militer. Beliau pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden dan berbagai posisi penting lainnya. Kontribusinya dalam menjaga keamanan dan keselamatan kepala negara sangatlah besar.
Selain penganugerahan pangkat Jenderal Kehormatan, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan Tanda Kehormatan Bintang Sakti kepada beberapa tokoh militer dan purnawirawan lainnya. Bintang Sakti merupakan tanda kehormatan tertinggi yang diberikan kepada anggota TNI yang telah menunjukkan keberanian, keteladanan, dan jasa luar biasa dalam melaksanakan tugas-tugas militer.
Penganugerahan ini menjadi bukti nyata bahwa negara menghargai setiap pengorbanan dan dedikasi yang telah diberikan oleh para prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Diharapkan, penganugerahan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota TNI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pengabdiannya kepada negara dan bangsa.
Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklat Kopassus ini juga menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan TNI dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman yang mungkin timbul di masa depan. Dengan kekuatan dan kemampuan yang terus ditingkatkan, TNI akan selalu siap menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI serta melindungi seluruh rakyat Indonesia.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, tokoh militer, dan tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan apresiasi yang tinggi terhadap TNI dan para tokoh yang telah berjasa bagi negara.
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada seluruh anggota TNI atas pengabdian dan dedikasinya kepada negara. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan profesionalisme TNI dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks.
Dengan penganugerahan pangkat Jenderal Kehormatan dan Tanda Kehormatan Bintang Sakti ini, diharapkan semangat patriotisme dan nasionalisme akan semakin berkobar di kalangan anggota TNI dan seluruh rakyat Indonesia. Mari kita bersama-sama menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI serta mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.











